Magetan kotaku tercinta, ya aku lahir disini 15 tahun yang
lalu. Di mataku kota ini adalah kota yang indah, jauh dari polusi, tentram tapi
sepi, ya sepi! Pantas saja disebut kota pensiun. Memang benar, Kota Magetan
adalah “kota pensiun” karena kota ini sepi, tidak bising seperti kota-kota
lain, cocok dihuni bagi para orang tua yang sudah melepas segala aktivitasnya
dan ingin menikmati masa tuanya. Namun aku sebal, setiap aku pergi ke luar
kota, atau berlibur ke kota lain dan ketika aku ditanya “darimana asalnya
mbak?” dan kujawab, “dari Magetan” dan pasti orang itu akan bertanya lagi,
“Magetan itu mana ya?” Hih, sebal ketika kumendengarnya. Kenapa Pacitan saja
mereka tahu? Tapi Magetan mereka tak tahu? Apa karena Pacitan tempat lahirnya
Pak SBY? Kenapa mereka hanya tahu Madiun? Apa karena hanya di Madiun ada
mall-mall besar? Kenapa kata MAGETAN begitu asing di telinga mereka? Dan yang
paling kugeramkan adalah mereka tahu Karanganyar tapi tak tahu Magetan, padahal
Magetan itu persis di sebelahnya Karanganyar loh! Aku ingin sekali mendengar
ada orang yang mengatakan “Oh Magetan ya? Yang terkenal akan Sarangan itu ya?
Sama produk kulitnya? Terus ada makanan lempeng itu juga ya? Sama ada batik
bambunya itu?” Ya ingin sekali aku mendengarnya. Aku ingin Magetan dikenal
orang luas, aku ingin Magetan tak hanya dikenal sebagai kota pensiun. Aku ingin
menunjukan ke orang luas bahwa Magetan juga memiliki potensi-potensi di segala
bidang. Dari pariwisata, ekonomi, hingga budaya. Buat pengunjung blogku yang
ingin tahu tentang Magetan, yuk kutunjukkan beberapa informasi tentang Magetan,
I’ll show you that Magetan is not just a place to take a rest for the pensions,
but Magetan also has many interesting things inside! :D
First, here is it!
Yap, Sarangan.
Sarangan adalah salah satu tempat pariwisata yang paling dikenal di kotaku
tercinta ini. Buktinya, banyak hotel, rumah makan, dan pedagang aksesoris yang
memadati di sekitar telaga ini. Ya, ini adalah sebuah telaga yang luasnya
sekitar 30ha dan kedalaman 28 m. Telaga Sarangan ini juga dikenal dengan nama
Telaga Pasir. Terletak di kaki Gunung Lawu, Kecamatan Plaosan, Kabupaten
Magetan, Jawa Timur. Di tengah telaga ada sebuah pulau kecil yang tak
berpenghuni, yak arena kecil itu makanya nggak ada yang tinggal disitu :D Telaga
ini memiliki pemandangan yang elok memanjakan mata loh! Sumpeh deh, nyesel
banget ke Kota Magetan tanpa mampir ke Telaga Sarangan.
Untuk masuk ke tempat pariwisata ini murah kok, tidak
terlalu menguras kantong anda. Hanya Rp15.000,00 saja. Di telaga ini kita juga
bisa mengelilinginya dengan naik perahu atau naik kuda. Tarif untuk naik perahu
yaitu sekitar Rp40.000,00 – Rp50.000,00 atau naik kuda Rp30.000,00. Atau anda ingin
sehat? Bisa dengan on foot, hehe :D bagi orang luar kota yang ingin menikmati
suasana sejuknya Sarangan, juga bisa menginap disini. Ada banyak hotel disini,
salah satunya Villa Merah, Hotel Kintamani, Hotel Merah, dan masih banyak hotel
serta villa lainnya. Harganya pun juga terjangkau, se3kitar Rp400.000,00/malam
namun untuk hari liburan tarifnya bisa naik jauh di atas 100%! Bisa mencapai
Rp1,5 juta. Wow -_- kalau pengin murah ya kesininya jangan waktu orang pada
liburan ya, wkwk :p
Eits ada satu lagi yang tak boleh ketinggalan anda ketahui.
Hohoho B) disini juga ada makanan khas yaitu sate kelinci! Ya per porsi hanya
Rp10.000,00 saja. Itu sudah plus dengan lontongnya. Juga tak ketinggalan adalah
ronde, wedang ronde, wah manteb tuh. Hawa dingin minum yang anget anget. Hehe,
Hanya Rp5.000,00 per porsinya. Masih ada lagi sih, ada bakso, ada jagung bakar,
ada roti bakar, ada nasi pecel, yah pokoknya enak-enak deh.
Selain itu, di Sarangan juga menjual beraneka ragam
sayur-sayuran yang segaaarrr. Ada kobis, sawi, wortel, tomat, kacang panjang,
kentang, cabai, wah pokoknya lengkap deh. Dan pastinya harganya miring
ketimbang kita beli di supermarket. Juga tak ketinggalan ada stroberri nyaa.
Sebelum mencapai Sarangan ada kebun stroberri loh, kita bisa masuk dan memetik
sendiri buah stroberri yang kita suka. Asyik deh!
Masih kurang tentang Sarangan? Nih aku kasih fotonya deh :


Udah kan? Gimana? Tertarik? Mari yuk kemari, kalau yang lagi
penat kesini deh buat refreshing, menyegarkan fikiran. Menghindar dulu dengan
namanya polusi dan bisingnya suara kendaraan. Dijamin bisa nenangin fikiran
kita yang lagi jenuh dengan segala aktivitas yang padat J
Selain Sarangan, juga ada Telaga Wahyu guys! Sama sih dengan
sarangan letaknya sebelum telaga sarangan, ini nih gambarnya :
Yap, second. Kerajinan
Kulit yang letaknya ada di Jalan Sawo kecamatan Selosari
Magetan. Naah, di jalan ini nih banyak penduduk yang menjadi pengrajin kulit.
Berbagai olahan kulit diproduksi disini. Mulai dari tas, sepatu, sabuk, topi,
dompet, dan kerupuk! Haha, dan kwalitasnya uuh dijamin! Harganya juga miring,
dan banyak model pilihannya. Dulu Pak SBY datang kemari juga lo, beliau melihat
proses pembuatan kerajinan ini serta membeli dari salah satu kerajinannya.
Jadi, yang mampir ke Magetan jangan lupa kemari ya!


Selain kerajinan kulit juga ada kerajinan bambu yang berada di Desa
Ringinagung Kecamatan Magetan. Di desa ini para ibu-ibu membuat beraneka ragam
kerajinan tangan seperti caping, baki, kap penutup lampu, tikar, tempat tisu,
keranjang buah, dan masih banyak lagi.
Selain dapat menikmati kerajinan ini kita juga bisa melihat pembuatannya secara
langsung. Harganyapun cukup ekonomis sekitar 10-100 ribu saja. Tergantung pada
bentuk dan seberapa sulit pembuatannya. Ini menjadikan budaya tradisional tidak
luntur termakan zaman, tetapi malah bisa menjadi trend bagi kaum muda.

The third, Batik
Pring Sedapur. Ini adalah pakaian khas dari Magetan. Sentral pembuatannya
ada di DS Sidokmuti Kecamatan Plaosan Magetan. Batik ini dipakai oleh kalangan
apa saja di Kabupaten Magetan, mulai anak SD, SMP, SMA, SMK, guru, hingga
pegawai kantoran. Karena memang batik pring ini adalah batik yang khas dari
Magetan dan perlu kita lestarikan bersama. Dan kalau bisa kita kenalkan kepada
kota lain bahwa Magetan punya corak batik tersendiri. Warna dari batik inipun
beragam, mulai merah, hijau, biru, cokelat, hingga pink pun ada. Mau tau
gambarnya? Ini niih..
Sentra batik di desa Sidokmuti benar-benar menjadi salah
satu potensi wilayah Magetan untuk lebih dikenal keunikannya oleh kota-kota
lain di Indonesia. Kreatifitas warga patut diancungi jempol dalam peranannya
membantu memajukan sector pembangunan maupun industri di Kota Magetan.

For the next is makanan
Khas dari Magetan yaitu lempeng.
Bagi kalian yang bekum pernah mengenal kata lempeng, pasti heran dan tak bisa
membayangkan seperti apa sih bentuknya. Iya kan? Hehe, sebenarnya lempeng itu
adalah kerupuk. Iya kerupuk yang terbuat dari beras. Beras diberi pewarna
kuning lalu dipenyet sehingga membentuk kotak atau lingkaran tipis. Setelah itu
dijemur, baru deh digoreng. Biasanya dimakan bersama pecel. Wah krenyes
krenyes. Enak banget. Apalagi kalau lempengnya setengah agak gosong, wah gurih.
Haha :D


Guys, Magetan juga memiliki lagu khas daerah loh, biasanya lagu khas
dari Magetan ini dinyanyikan pada acara-acara tertentu. Lagu ini dinyanyikan
seperti nembang jawa. Sedikit cerita nih dulu aku ikut lomba siswa berprestasi
dan berbakat, ceileh -_- hahaa, nah waktu itu aku disuruh menyanyikan lagu asal
dari Magetan. Inget banget kejadian itu, emang pada dasarnya aku nggak bisa
nembang lagu jawa akhirnya ya aku nembang sebisanya deh -_- pokoknya nyanyi :D
Nah ini nih lagu khas dari Magetan, judulnya Magetan Kumandang. Ini nih liriknya :
Pranyata
Kutha Magetan
Kondang Mbangun Jiwa Ekonomi Lan Sosial Manembah Maha Kwasa Adhedhasar Pancasila
Hangumandhang Tansah Ngumandang
Saindheing Nusantara
Kawuryan Tansah Kaloka
Kutha Pariwisata
Pratani Nara Praja Lan Tamtama
Golong Tunggal Cipta Rasa Budi Lan Karsa
Gumregut Tumandhang Ambangun Negara
Kang Tumuju Marang Katentreman
Ngudi Karaharjan Sarta Kabudayan
Ing Kutha Lan Desa Magetan Ngumandang
Kondang Mbangun Jiwa Ekonomi Lan Sosial Manembah Maha Kwasa Adhedhasar Pancasila
Hangumandhang Tansah Ngumandang
Saindheing Nusantara
Kawuryan Tansah Kaloka
Kutha Pariwisata
Pratani Nara Praja Lan Tamtama
Golong Tunggal Cipta Rasa Budi Lan Karsa
Gumregut Tumandhang Ambangun Negara
Kang Tumuju Marang Katentreman
Ngudi Karaharjan Sarta Kabudayan
Ing Kutha Lan Desa Magetan Ngumandang
Sebenarnya masih banyak lagi tentang Magetan yang bisa
kutulis disini, tapi kapan-kapan lagi aja ya, hehe udah mulai pegel nih tangan
menari-nari diatas keyboard -_- semoga yang kutulis tadi menambah wawasa kalian
tentang Magetan yah, dan kalian tak lagi mengatakan “Ha? Magetan? Magetan itu
mana ya?” hihiw, sudah dulu ya bye ;) oiya kalau ada kritik dan saran silahkan
ditulis saja ya ;;) biar aku tau kekurangan dari blog ini. Oke, makasih cantiiq
ganteeng ({})
